Pentingnya Sertifikasi Profesi

Pentingnya Sertifikasi Profesi

Foto: Dok UNY

Sertifikasi profesi menjadi salah satu hal yang penting untuk dimiliki saat ini. Pasalnya dengan sertifikasi profesi tersebut skill yang dimiliki telah diakui sehingga bisa berkompetensi dengan masyarakat dari negara lainnya. Apalagi saat sudah masuk era globalisasi, dimana Indonesia menjadi anggota dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sehingga membuat negara harus bisa bersaing, salah satunya adalah pada tenaga kerjanya.

Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum sadar mengenai pentingnya memiliki sertifikat profesi tersebut, termasuk mahasiswa. Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Sugiarto menjelaskan bahwa untuk berkompetensi dibutuhkan kompeten. "Untuk berkompetisi dibutuhkan kompetensi oleh karena itu diperlukan sertifikasi," ungkapnya seperti dinukil dari laman Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (18/10/2016). 

Sementara itu, perwakilan Badan Perencanaan dan Harmonisasi Kelembagaan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Bonardo Aldo Tobing menambahkan jika negara Asean telah berkomitmen untuk dalam hal keterampilan yang dibutuhkan. "Faktanya adalah komitmen negara-negara ASEAN hanya terkait pergerakan tenaga kerja terampil seperti akuntan, perawat, arsitek, praktisi medis, insinyur, dokter gigi, tenaga survei, dan tenaga pariwisata,” tambahnya.

Source : Okezone
Tips Cara Menulis Tesis & Disertasi yang Baik

Tips Cara Menulis Tesis & Disertasi yang Baik

Foto: Shutterstock

Menyusun tugas akhir kerap menjadi problematika mahasiswa, tak terkecuali di jenjang pascasarjana. Berbagai kendala menulis tesis dan disertasi pun tak jarang membuat mereka lama dalam menyelesaikan studi. Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof Dr Suharsimi Arikunto mengungkapkan, jenis penelitian yang biasa mahasiswa magister dan doktoral lakukan adalah penelitian deskriptif, eksperimen, dan penelitian evaluasi. Untuk itu, dia berpesan supaya mereka dapat memanajemen waktu dengan baik dan memiliki strategi yang tepat.

"Ada empat poin penting dalam merumuskan tema dan judul penelitian, yaitu interesting topic, passion, significant topic, value research, dan ketersediaan data," sebutnya disitat dari laman UNY, Jumat (18/11/2016). Prof Suharsimi menjelaskan, agar karya tulis ilmiah lebih cepat selesai maka peneliti harus memiliki kepekaan terhadap masalah yang terjadi di lingkungan sekitar. Selain itu, kata dia, peneliti juga harus memiliki kebiasaan membaca dan menulis, serta rasa ingin tahu yang tinggi. 

Pembicara lainnya, M Khairudin, PhD menambahkan, publikasi ilmiah dalam jenjang pendidikan magister dan doktoral sangat penting. Sayangnya, saat ini banyak karya tulis ilmiah yang hanya berakhir di rak perpustakaan atau bahkan di gudang. "Pekerjaan paling berat adalah publikasi. Hal ini disebabkan banyaknya standar-standar yang harus peneliti capai dalam melakukan publikasi terutama publikasi pada jurnal yang terindeks scopus," tuturnya. Dalam menulis, lanjut dia, seorang peneliti harus benar-benar memahami bidang penelitian yang akan ditelitinya dan menanamkan mindset bahwa menulis tesis dan disertasi itu mudah. 

Sedangkan yang harus diperhatikan selama menulis, meliputi table of content, abstract, title, introduction, related work, body, dan conclusion. "Tesis harus mampu menghasilkan karya inovatif yang teruji, kreatif, dan original, serta mampu mengamalkan dan mengembangkan ilmu. Pada tingkat doktoral penelitian harus menghasilkan pengetahuan, teknologi, dan seni yang baru. Sesuatu yang baru bukan berarti ia benar-benar baru ada, sesuatu yang baru bisa muncul dari sesuatu yang sudah ada," pungkasnya

Source : Okezone
Keuntungan dan Kerugian Mengikuti Semester Pendek

Keuntungan dan Kerugian Mengikuti Semester Pendek

Foto: Shutterstock

Semester pendek menjadi 'kesempatan kedua' bagi mahasiswa yang ingin memperbaiki nilai mata kuliah yang kurang memuaskan. Sedangkan bagi mahasiswa yang nilai dan IPK tinggi, semester pendek menjadi kesempatan untuk menarik mata kuliah di semester berikutnya supaya cepat lulus. 

Masa studi semester pendek yang hanya sekira empat minggu memang menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa. Mereka bisa memperbaiki nilai yang jelek ketimbang harus mengulang di semester reguler. Sedangkan menyicil jumlah SKS akan mempercepat masa studi.

Meski begitu, para mahasiswa yang menjalani kuliah semester pendek tidak akan mendapat materi secara utuh. Sebab, materi akan diperpadat lantaran masa studi yang singkat. Sehingga, ilmu pelajarannya sendiri kurang dikuasai mahasiswa. 

Adanya fasilitas semester pendek juga kadang membuat mahasiswa menyepelekan semester reguler. Sebagian dari mereka berpikir jika nilai jelek bisa mengulang atau memperbaiki kembali di semester pendek. Selain itu, mengambil semester pendek tidak gratis alias butuh biaya. 

Untuk itu, sebaiknya maksimalkan hasil kuliah di semester reguler sehingga kamu tidak buang-buang uang lagi untuk ikut semester pendek. Dan yang harus kamu ketahui, yakni semester pendek dilaksanakan saat masa libur semester. Artinya, untuk ikut semester pendek mahasiswa harus rela mengorbankan liburannya untuk memgikuti kuliah.

Source : okezone
Tips Cara Mencapai Target Kerja

Tips Cara Mencapai Target Kerja

Foto: Shutterstock

DI DALAM menjalani sebuah pekerjaan, target merupakan sesuatu yang wajib untuk kamu capai setiap waktunya. Untuk menjaga target kamu tetap berkesinambungan memang bukan hal yang mudah. Namun sebagai seorang pekerja profesional. Kita harus tetap memenuhi ekspektasi yang telah dibebankan kepada kamu. Dan berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu gunakan untuk bisa mencapai target yang diberikan. 

1. Buat Daftar Kerja
Buatlah daftar kerja terlebih dahulu sebelum kamu memulainya. Biasakan untuk membuatnya sehari sebelumnya agar kamu memiliki kesempatan untuk menganalisa tentang pekerjaan yang seperti apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Mulailah mengerjakan pekerjaan yang kamu anggap terpenting dan yang harus terlebih dahulu dikerjakan, daripada pekerjaan kamu yang lain. Sehingga lebih teratur dan cenderung lebih efisien bekerja dengan mengikuti apa yang kamu tulis itu. Daripada harus bekerja dalam kondisi yang tidak terorganisir. 

2. Fokus 
Hal selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk memenuhi target pekerjaan kamu ialah untuk tetap menjaga fokus kamu dalam bekerja. Jauhkan sejenak ponsel dan gadget kamu. Dan lakukanlah pekerjaan mu lebih dulu dan jangan banyak menunda lantaran kamu terlalu sibuk memantau game atau media sosial yang ada di gadget. Oleh karena itu, usahakanlah kepada dirimu, untuk tetap menjaga fokus yang kamu miliki di dalam bentuk terbaiknya. Karena dengan fokus dalam bekerja, pekerjaan yang kamu kerjakan itu bukan hanya cepat, namun lebih baik dari sebelumnya. 

3. Berhenti Berpikir 
Berhentilah berpikir sesuatu yang tidak perlu, seperti apakah harus seperti ini atau itu. Bukan kah kamu telah membuat daftar kerja mu sebelumnya. Di saat jam kerja, waktu itu sangat amat berharga. Kamu jangan menyia-nyiakan waktu hanya untuk berpikir yang seharusnya telah kamu pikirkan sebelumnya. Kamu hanya harus bekerja dengan fokus seperti yang telah ditulis di poin nomor 2. Dan berhentilah berpikir bahwa kamu itu tidak mampu. Kamu hanya harus berusaha sebaik-baiknya. 

4. Bekerja Lebih Keras 
Untuk mencapai sebuah target dengan gemilang itu harus dilakukan dengan kerja keras, kamu tidak akan bisa meraihnya dengan semangat yang setengah-setengah. Bekerjalah lebih keras dari sebelumnya. Agar hasil yang kamu raih tidak juga setengah-setengah. Namun perlu ditekankan lagi, bekerja keras itu bukan berarti membebani tubuh ya. Bekerja dengan keras itu memaksimalkan segala sesuatunya dikala jam kerja saja. Jangan sampai kamu melakukan sesuatu yang berlebihan. Seperti mengabaikan waktu untuk makan siang atau beribadah. Karena bila kamu sampai melakukan hal yang demikian ini, itu cukup menandakan bahwa kamu sedang bekerja dengan cara yang salah. 

5. Yakin 
Setelah melakukan semua yang telah ditulis di poin sebelumnya, yakinlah terhadap sesuatu itu bahwa kamu akan berhasil dengan segala kerja keras yang telah kamu lakukan. Yakin itu bukan sekedar percaya dengan hasil dan diri sendiri saja, namun kamu haruslah berdoa dengan cara yang sebaik-baiknya. Bekerja itu hanya separuh dari berusaha lho, karena separuhnya lagi ialah berdoa. Lengkapilah usaha yang kamu lakukan itu dengan berdoa. Dan itu adalah cara terbaik untuk menumbuhkan keyakinan yang kamu miliki didalam hatimu. Target itu bukan untuk dipikirkan, namun harus dicapai dengan mengerjakannya. Berhenti berpikir berlebihan yang pada akhirnya membuat kondisi kamu semakin cemas dan penat. Kerjakan saja semampu yang kamu bisa, dengan keterbatasan yang kamu miliki. Karena sesuatu yang dilakukan dengan hati yang penuh, tidak akan pernah mengecewakan kamu di hari nanti.

source : okezone
Menghadapi Era Digital dengan Pengetahuan Komunikasi

Menghadapi Era Digital dengan Pengetahuan Komunikasi

Foto: Ilustrasi (Shutterstock)

Memasuki era digital, setiap individu jadi lebih mudah untuk mendapatkan informasi. Hal ini turut mempercepat penyebaran informasi atau berita, baik itu yang bersifat positif atau negatif. Pada sebuah talkshow tentang strategi komunikasi, Juru Bicara Kepresidenan RI 2009-2014, Julian Aldrin Pasha, mengungkapkan kepada mahasiswa bahwa strategi komunikasi turut digunakan dalam instansi pemerintahan dan swasta. Menurut dia, di sektor publik atau pemerintahan, komunikasi berkaitan dengan kebijakan, sedangkan di swasta untuk menjaga citra dan peningkatan usaha.

"Sekarang ada perubahan media komunikasi, maka kita butuh pengelolaan khusus pada komunikasi," sebutnya di Jakarta, Sabtu (19/11/2016). Julian menjelaskan, perannya dahulu sebagai juru bicara sangat membutuhkan strategi komunikasi lantaran dia dituntut untuk mendapat repons langsung dari masyarakat. "Kemudian munculnya media online akhirnya memengaruhi dinamika baru dalam komunikasi yang kita lakukan," terangnya. Mantan Wakil Dekan FISIP UI itu menyebut, dalam menghadapi kasus atau krisis, suatu institusi harus memiliki tata kelola komunikasi yang baik. "Juga perlu memantau perkembangan media sosial. Dulu mungkin hanya Facebook dan Twitter, tetapi sekarang banyak. Dan tentu tetap melihat pemberitaan di media konservatif, seperti koran," tandasnya.

Source : Okezone
Beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS) 2016

Beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS) 2016

Foto: Istimewa

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, mungkin kutipan ini ada benarnya. Mengejar ilmu bila perlu sampai ke ujung dunia. Salah satunya bisa memiliki China sebagai negara tujuan. Pemerintah China melalui program Chinese Government Scholarship (CGS) menawarkan beasiswa bagi pelajar internasional yang berminat. Beasiswa ini ada yang bersifat penuh dan juga parsial. 

Jika kamu mendaftarkan diri melalui Kedutaan Besar China, maka kamu akan mendapatkan beasiswa secara full maupun parsial Namun jika mendaftar secara langsung ke perguruan tinggi tujuan, dan bisa diterima otomatis kamu mendapatkan beasiswa penuh.

Jalur beasiswa yang ditawarkan cukup terbatas, karena kuota dari Indonesia hanya diberikan sebanyak 300 kuota. Para peserta juga harus melalui proses seleksi yang begitu ketat. Para pelamar juga berasal dari Eropa, Afrika, Sampai Australia. Sehingga tidak heran jika kamu berhasil diterima, sebagian besar tema yang kamu dapatkan adalah mahasiswa asing. 

Untuk mendaftarkan diri kamu perlu mencari dahulu approval letter yang diberikan oleh universitas tujuan. Approval letter itu nantinya digunakan untuk kelengkapan dalam aplikasi di beasiswa ini. Guna mendapatkan informasi lebih lanjut, kamu bisa cek di laman resmi berikut ini: http://www.csc.edu.cn/studyinchina/scholarshiplisten.aspx?cid=97 Semoga berhasil!
5 Kampus dengan Lulusan Paling Laku di Dunia Kerja

5 Kampus dengan Lulusan Paling Laku di Dunia Kerja

Harvard University

Memilih kampus untuk melanjutkan studi tak sekadar untuk kuliah semata. Sebab, memilih kampus yang tepat juga akan berpengaruh pada prospek kariermu setelah lulus nanti. Disitat dari Times Higher Education, berbagai perusahaan internasional telah melakukan voting mengenai kampus-kampus yang mencetak lulusan handal di dunia kerja. Berikut ini uraiannya.

1. California Institute of Technology 
California Institute of Technology (CalTech) memang dikenal menjadi salah satu kampus terbaik di dunia. Tak heran, kampus ini menjadi favorit perusahaan internasional. Sebab, semua lulusan CalTech kuat dalam matematika, sains, teknik, sekaligus sangat terampil. Kampus ini meraih skor 927 dari perusahaan-perusahaan. 

2. Massachusetts Institute of Technology (MIT) 
Selain menawarkan kualitas pendidikan terbaik, MIT juga menawarkan program peningkatan karier bagi lulusannya. Banyak perusahaan terlibat dalam kegiatan perkuliahan dan penelitian sehingga mengetahui potensi mahasiswa. Para lulusan MIT punya peran besar dalam inovasi, termasuk mengembangkan jaringan komputer canggih dan bioteknologi. Total skor untuk kampus ini, yakni 887. 

3. Harvard University 
Lebih dari 30 kepala negara alumni dari Harvard University. Sebanyak 48 lulusan kampus ini juga merupakan penerima nobel. Harvard University juga punya sejarah panjang terkait penelitian dan inovasi. Keterlibatan mahasiswa dalam melaksanakan proyek juga menjadi faktor kampus ini disenangi oleh perusahaan-perusahaan. Dalam penilaian, skor Harvard University adalah 853. 

4. University of Cambridge 
Kampus elit ini lulusannya paling dicari oleh perusahaan. Berdasarkan sejarahnya, kampus ini didirikan oleh sarjana Oxford yang berlindung setelah konflik dengan warga. Skor untuk kampus ini, yaitu 836. 

5. Stanford University 
Kampus ini punya koneksi industri yang kuat. Bahkan, mahasiswa di sana punya peluang yang besar bekerja secara profesional di Silicon Valley. Total skor untuk Stanford University adalah 805.

source : okezone